Saint and Sinner
Saint and Sinner
October 18th, 2008
A call from a good friend. Told me, he’s gonna tie the knot. ohh finally…
For a sudden ( right after i hang it up)… i favoured myself a picture. If only the call, take place a few years a go. I’ll cry myself out. Just for the feelin’ lonely and a nightmare of loosin’ a friend of life. Just for the feeling how the world would be soo unfair in a day and time.Just for a never ended serial question start with ” WHY”
Don’t take it for real. It’s a fictitious. a delusion of someone who take Sliders (a tv serial back at 95) a little too serious ^_^ In a real world? my only problem is. how will i get to his town ( without risking my neck to poverty hehehehehe)/ Oh well that’s mine to think tru’ . . .
But if there’s such a thing as Multidimensional world. A paralel world. If there’s such thing as timer that would help you gliding tru’ every each of it. If there’s such a thing as another you who’d like to do switchin’ -a similiar but not too similiar - life with you. If there’s another earth where your life wouldn’t be as bad as you have right now. . .
Would you take it? . . . .as a chance to make it all up
Would it be a sin? . . . . if you choose to have the chance?
Take it, and be a sinner .. for life is something you only have for once
Or stay still to prove you’re the last of those saints. . .
For a second thought…good and bad…what am i to judge?
PS. As i desperately wait the rain to stop..aahhhhkkkhhhh…kembalikan minggu siang penuh tidur kuuuuuuuuh!! And anyway, a world where men were subservient to women would be my choice ahahhahahahhh..
Uncategorized | Comment (0)Something to Believe
i really don’t know if this is meant to be, or there’s is something called the power of mind. a power that really exist so true..
And i do believe there’s such thing as a power of mind. for The Almighty seems to listen to my prayer lately. Mungkin emang karena Allah lagi engga sibuk-sibuk banget apa yah? Ampe keinginan yang cuma dibatin dengan kuat (dan sebenernya si remeh sekali buat DIA) langsung dijawab begitu saja.
Seperti mendapatkan hadiah ulangtahun dari orang yang kita inginkan, di saat sudah tidak berharap bahwa di menit-menit terakhir hari ulangtahun ini akan ada hadiah. Ya, kira kira seperti itulah rasa terkejut dan senangnya saya dengan kejutan kecilNya.
Jadi, tidak ada salahnya kok meminta sesuatu dan berharap, selama berharapnya masih sama Yg Diatas. Semua detik yang saya lalui malam ini seperti tidak akan lepas begitu saja. Ayah yang memberikan kabar melegakan, bertemu teman lama yang terlihat tambah chubby, berbincang dengan sahabat yang tersipu-sipu ketika ia bercerita soal kehidupan pribadinya, hingga senyum malu malu yang malam ini saya lihat berlalu ketika mengantarkan saya menuju kantor.
Mungkin, itu caraNYa mengatakan pada saya. Bahwa IA tidak pernah tidur, bahwa IA masih mengikuti kemanapun saya melangkah. Bahwa IA menyiapkan segala sesuatu lengkap dengan kejutan kejutan kecil yang menyegarkan.
Dan mungkin, dalam hidupmu…
IA juga memberikan kejutan kejutan segar yang membuat hidupmu berwarna…
Then? Just enjoy it as much as you can
bocor
djogjakarta, 22.20 WIB
suara
ramai kendaraan di jalan bercampur hiruk pikuk ditengah jogjakarta
menuju tengah malam..dan kemudian sayup sayup terdengar obrolan di satu
kendaraan matic yang dikendarai sepasang muda mudi berumur sekitar
akhir 20 dan awal 20.
mas X ; kamu besok banyak kerjaan dik
dik X ; iya mas, alhamdulillah kecil tapi dikit dikit ngumpul ya mas
mas X ; iya udah kamu nanti langsung istirahat begitu nyampe
eh eh ,,sik dik, wahh kok ini motornya ndak enak jalannya
kayak nya ban motornya gembes..coba kamu turun dulu gih
(
dik X turun dari motor yang mereka naiki, melongok sedikit kearah ban
belakang bersamaan si mas menolehkan kepalanya kearah bawah belakang
motor)
mas X ; wahh bener to dik ,aku tu baru mbatin kemaren,,
wahh ini susah kalo tiba tiba pulang malem malaem terus bocor di jalan
dik X ; wohh,,tak kira ini ban nya tubeles mas jadi kalo bocor ndak papa..ternyata ndak ya
mas kaya’e sekitar sini ada tambalan ban deh mas,,tapi ini minggu yo mas..
buka ndak yahhh mas..coba aja yukk..
mas
X : ya udah kita cari dik, kalo ndak ada di depan pengkolan sana kamu
langsung naik taksi aja pulangnya biar ndak kemaleman dik. kamu besok
pagi pagi to?
dik X ; lha kamu to piye pulangnya mas?masa tak tinggal ghitu
mas X ; ndak papa tak tuntun aja sampe rumahku, ndak jauh kok, pelan pelan pasti nyampe
dik X ; wah masss..udahh nyari tambalan aja dulu mas..
mbok tau ada yang buka minggu minggu gini
mas X ; ya udahhh,,kamu naik aja, kita jalan nya pelan pelan..kamu jangan jalan kaki coba dulu wis,,kaya nya di jalan besar yang sana ada..
(setelah 30 menit berjalan pelan pelan)
dik X ; mas, tak tanya tukang jualan itu, siapa tau daerah sini tambalan ban dimana
(mas X tidak menjawab, tapi menepikan motor yang tetap mereka naiki itu. setelah si dik X bertanya..)
dik X ; ohh mas, itu kata nya disitu itu ada kok,,tuh ya keliatan dari sini
setelah
sampai, dik X langsung duduk di bangku kayu panjang dengan gitar
tergeletak di sampingnya sementara mas X mulai menjelaskan maksud
kedatangan mereka ke tambalan ban itu..(hmm perlu ya ngejelasin
segala?hwhwh)
tak lama kemudian, si mas X duduk disebelah dik X sambil mengambil si gitar ke pangkuannya.
mas X ; duhh kok ya malem malem gini to yo ban nya kempes
dik X ; lha itu udah pernah bocor belum mas?
mas X ; belum sih dik, sejak beli dulu, yo lumayan lama yo
dik X ; he eh mas,,itu mungkin memang udah saatnya,,udah jatahnya bocor mas
mas X ; untung nemu tambalan
dik X ; tapi kok tukang tambal ban nya ya ibuk ibuk gitu yo mas..aku kasihan he,,tapi yo kok kagum juga..ibu ibuk kuat nambal ban gitu..hebatt
mas X ; wahh udahh..kita nggitar nggitar aja gitu sambil nunggu
jreng jreng jreeeeng…mulai lah si mas mulai menggitar gitari si gitar…
mas X ; haduh lah ini kok gitar sama sekali ndak di stem gini tohh..suara nya ancur
dik X ; ooohhh..kok mas tau yha? mas hebatt ya tau gitarnya ga di stem
mas X ; whoo,,aku ini paling ndak bisa kalo liat gitar ndak di stem gini
gatel ini kuping aku mau mbetulinnn..sik yooo..
beberapa
menit di lewati dengan si mas X memutar mutar senar, dan si dik X
memandang dengan kagum tanpa berkedip…mengagumi mas X yang ternyata
oke juga soal musik
mas X ; sini sini..coba kamu tempelin telinga kamu ke badan gitar nya
dik X ; wah mas,,suara gitarnya kok lain yaa..lebih bagus
mas
; yhaa..iya,,karna itu ada teknik nya..biar gitar biasa bisa jadi gitu
nanti suara nya..kaya pake yang elektrik to suara nya?
dik X ; ooooo…iya ya mas..wah ndak tau aku bisa to ya ternyata
(sambil mangut mangut tambah kagum pada mas X)
mas X ; yooo..ini lagu apa inii…jreng jreeeng ( si mas mulai memainkan beberapa melodi)
dik X ; waaah..ini…aku tauuu…
"karna ku tau engkau begituuu…"
(si dik X mulai bernyanyi seadanya mengiringi petikan gitar si mas X)
mas X ; naaaa..kalo yang inii,,ni,,kamu bisa ndaaakkk
dik X ; " kuterima suratmuuu..dan kubaca, dan aku mengerti.."
lho mas, kok berenti,,ini aku apal lagu nyaaa
mas X ; wehh..males..kamu ndak pernah nulis surat buat aku kok…heheheh
dik
X ; waah mas nyaa…aduh… aku jadi malu…kamu kok bisa nggitar nya
bagus banget ya mas..aku ndak tau he kamu bisa nggitar malah…
mas X ;lhoo..ini kamu tau ndak tanganku ituu dulu sampe’ kapalan ini gara gara nggitar..
malah kalo nge bass itu lebih susah lagi..
dik X ; ooo..ya ya (mantuk mantuk lagi meng iya kan omongan mas X nya)
mas X ; nah kalo ini…ini lagu nya kamu tau ndaak…
(si mas kembali memainkan lagu lain dengan permainan gitar lebih rumit..sambil menggumammkan lirih..)
mas X ; …you…and..me…alwaaays…and forever..youu and me..alwaaaays
dik X ; wuaahhh mas, mas kamu kok yo tau lagu itu maaas..
waahh ya itu kan pasti You and Me Song mas! yang nyanyiin kan itu
Wannadies**..ya tooo maaas..whee kamu kok yo nggenah ya..
mas X ; yoo dulu jamannya aku main musik ini kan ya sering diputer lagi to..
siapa gitu yang nyanyiin lagi gitu..aku ndak ngerti,,tapi masi inget musiknya..
dik X ; wahhh kamu yo suka lagu itu yo mas…
mas X ; lho kenapa?
dik X ; ndak, ndak papa mas…
~~~~~duuuh…lagu itu yo aku seneng banget mas,,tapi ndak ada yang mainin lagu itu buat aku daridulu, ndak ada yang tau aku cinta lagu itu, baru kamu aja yang mainin itu,,tapi ya ndak tau itu buat siapa mainin lagunya..kamu ternyata suka juga to mas..~~~~~
suara lirih ini sayangnya cuma ada di hati si dik X
kemudian
obrolan mereka terhenti oleh suara ibu ibu penambal ban yang memberi
tahu mereka bahwa motor mereka sudah bisa dikendarai seperti semula…
mas X ; yuk,,dik,,kita pulang..wis selesai ini,,
dik X ; iya mas,,,makasih buuuk..mariii…
mungkin…mungkin lhoo
malam
itu adalah saat menambal ban bocor terindah dalam hidup dik X. karna
dia menemukan kesamaan yang tidak pernah ia kira sebelumnya..lagu
kesukaan yang nge pas sama? atau kenyataan bahwa mas X punya jiwa musik
yang besar? hmmm..diantara dua pilihan itu pasti nyah…
You and me always, and forever
You and me always, and forever
ba ba ba ba da ba, it was always
You and me always..
**
You and Me Song" was a hit by the Swedish band The Wannadies in 1994.
It was featured in Baz Luhrmann’s William Shakespeare’s Romeo + Juliet.
It peaked at number 18 in the UK singles chart in April 1996.
the man of our life
man..
the heart of women’s life
the object of many unspeakable and unexplained things
the object of an affection..
pria,,,,hal yang tidak akan pernah habis dibahas
seperti pria juga mungkin akan berfikir sama tentang wanita
saya, wanita normal. yang pastinya tidak pernah bisa lepas dari pria.
di pekerjaan, dan juga kehidupan pribadi. sama seperti beribu wanita diluaran sana.
pria, adalah objek yang mendekatkan kita dengan banyak hal lainnya. contoh hal nya untuk saya, dengan banyak wanita. Ya, kalau bertahun tahun lalu pria hanyalah sekedar tempat saya mencurahkan keinginan dan kebutuhan untuk mencintai dan dicintai.
ternyata, pria (dan juga cerita yang kita lewatkan bersama mereka) bisa jadi sesuatu yang mendekatkan saya dengan para wanita. apalagi kalau bukan untuk berbagi. iya, setelah saya tilik lagi, saya tidak akan menjadi lebih dekat lagi dengan kakak saya tercinta kalau saja saya tidak pernah bertemu dan berdekatan dengan pria.
saya tidak akan punya sahabat sahabat tercinta kalau saja disatu saat di hidup saya, akhirnya saya memutuskan untuk bercerita semua sisi sisi tergelap dari seorang pria yang pernah hadir di hidup saya. untuk pertama kali nya mencurahkan semua yang ada sejujurnya, semuanya, tanpa menghentikan setitikpun hal untuk saya simpan.Berbagi adalah hal yang meringankan ditengah ketidak adaan seorang figur pria.
Sayangnya,sahabat pun punya hidup dan juga keinginan sendiri. tidak mungkin rasanya mengharapkan sampai berumur nanti masih tetap akan berada di satu tempat terjangkau dengan sahabat sahabat yang setiap hari akan mengiringi hidup.
Dan topik soal pria juga lah yang membuat saya jatuh hati dengan seorang penyiar di Jakarta sana yang sering mengetengahkan topik bersinggungan dengan makhluk berjudul..lagi lagi…Pria…
as my favourite announcer one day asking his audience.
"masih ada nggak sih yang percaya bahwa ada cinta yang perlu diperjuangkan mengalahkan logika? dan satu hal yang katanya lebih penting hari gini…materi"
pertanyaan yang terkuak bersamaan dengan kenyataan bahwa Radit pun akhirnya harus merelakan Jani. The woman he promised anything. They’ve been tru’ sad and bad times..(precisely..no, not the bed time, but the bad time) and yet, they failed everything. They failed everything against the world.
The World. define "WORLD" please?
well, menurut saya? ya orangtua, keluarga besar, kultur yang makin bergeser, bahkan sinetron dan iklan yang makin membentuk perspektif yang semakin kuat. entah apa perspektif yang kamu tangkap…
tivi? hell yeahh..
entah saya yang semakin menjadi dewasa (kata lain untuk tua sih sebenarnya) sehingga lebih kangen rasanya dengan tontonan semacam Keluarga Cemara, Jendela Rumah Kita (which i can’t even remember sih sebenernya hahahah). Saya setengah muak dan sedih dengan berita demi berita yang setelah saya pantenginpun terasa seperti menyodorkan kenyataan bahwa kenyamanan dalam bentuk materi adalah segalanya. Bahwa segalanya perlu uang.
Despite of it all. Pilihan mengikuti logika atau hati itu adalah hak masing masing orang. Seperti satu sms yang di bacakan oleh penyiar senior itu,
"Well bro (kata pengganti untuk penyiarnya) sometimes, berlogika itu perlu, berjuang demi cinta itu juga perlu. Tergantung cinta yang seperti apa dulu "
Dan topik ini, lagi lagi mendekatkan saya dengan para wanita. Yang tentunya meluncurkan pendapat yang beragam dan seru seru. Lagi lagi ya baliknya ngobrolin pria..ahahahahhhh..dan jawabannya, pastinya tergantung dengan pengalaman mereka dengan pria mereka masing - masing.However man has come and go in their life, how much pains they’ve endured, betrayal, and all you can ever imagine of the hard way to break up. Still after a moment or two. A year or more. From a girl until they’ve became a woman.
Seperti diawal saya bilang mungkin. Kebutuhan dan keinginan untuk mencintai dan dicintai, bukan berhenti disana. As the world going mad and unexpected. Kebutuhan akan pria yang bisa menjadi pengisi tempat sahabat, bukan hanya sekedar kekasih semakin menguat. Ya, the need of a man in up, equal, and under
yang pada waktunya tidak bisa dibunuh dengan setumpuk buku, film, ataupun setumpuk uang.
Mengapa? hmm saya sih sudah puas dengan jawaban Adam tidak akan lengkap tanpa Hawa. That’s what it’s supposed to be.Seperti satu kata dalam bahasa jawa…Garwo..Sigarane Nyowo..
Perhaps, the need urged us as we need to drink whenever we’re in thirst
and meal, wouldn’t be relieving without it..
man. . .
the one who we can live without
but still, the one we can’t leave behind
for i do . . .
for i do . . .
if the key words of happiness lays in that word
for i do . . .
with all this factured heart
and it’s wounded beat
for i do . . .
love every click of the clock
that we spent
for i do
from the heart | Comment (1)Hidup itu. . .
Hidup itu di mata seorang Albert Einstein mungkin adalah probabilitas dan relatif. Kesimpulan ngawur setelah membaca salah satu kutipannya "Uncertainty is a part of reality" (yaa saya kan ga mengenal beliau secara personal yahh)
Tapi seminggu lalu, kalimat yang dilontarkan oleh Oprah di salah satu episode re-run Oprah Winfrey.."Maybe, HE created us for a greater good" (HE, refers to The Almighty) Ya, tersentak begitu saja.
For i think people are gettin’ more and more individual. Have we ever think while we’re doing (or intend to do) something for the good of others? Not just scrappin’ gold as much as we want for a better life for ourself. For sure, me, myself, still tryin’ to do the best for myself and the man who’ll stand before me.
But, just being a curious one. Suddenly i wanna ask you this (a question i ask myself too) Because there’s a day when someone ask me why i should bother myself to think and help other as good as i can without further intention (benefit for myself)
And for that time, i couldn’t aswer. Karna di satu poin yang lain ada benar-nya juga ketika menolong menjadi sesuatu yang merepotkan, atau bahkan merugikan diri sendiri. I can only hold on after my father’s words. A good deed will end you to another good thing. We shouldn’t ask too much for a favour.
Dan kemudian, Oprah mengatakan hal yang sama. Dalam kacamata bekerja dan mendapatkan uang - hal yang penting untuk tetap hidup. She said, the secret of her success was, doing something for a greater good. Help. Service. And then money will comes as it’s bonuses. As Bill Gates, Rhonda Bryne, and millions of those great man.
Well, i just wonderin’..cause the world i live today? it’s seems like fading. The willingness to help others. Sepertinya berbuat baik harus dengan alasan. Niat baik pun terasa seperti -i give you something, only when you give me something in return- Saya mulai berfikir seperti itu untuk sementara.
Sampai saya kemudian tetap saja bertemu dengan orang-orang yang melakukan banyak hal untuk orang-orang di sekitar nya tanpa berharap akan sesuatu. Well, you just can tell by your heart aight? when someone’s tryin’ to help without anything as a debt. Ya, seperti kata Conan Edogawa "tidak selalu perlu ada alasan untuk berbuat baik" ( ahahahah kebanyakan baca ). As long as it’ s not ruining your life, why should you hold yourself to do something good?
Berbicara soal melakukan sesuatu, pagi ini membaca deretan deretan berita menyedihkan tentang negara saya yang tercinta ini. Saya hanya berharap mudah-mudahan saja masih ada -sadar- (atau nurani?) pada orang-orang yang kebetulan memiliki kekuasaan lebih. Oh i do hope they still remember. tetap ingat akan tanggung jawab yang mengikuti semua yang tersedia di saat kesiapan memimpin terucap.
As i remember again, a qoute "In such great power, comes a great responsibility". And in their hands, there’s many lives.
About you? (and me)
we still can be the agent of change. . .
Because maybe, we’re all created for a greater good. . .
ohh whatta day
kemarin, paman datang..halah..bukan, maksudnya kemarin saya mengadakan perjalanan singkat. menuju kota Solo. Vacancy? nope..sayangnya sih engga..
saya ke Solo untuk pekerjaan. short of fun job, jadi ceritanya nih malem sebelum-nya dalam keadaan tergeletak tak berdaya karna satu penyakit menyebalkan (masuk angin tahunan!) another old lame story lahh..
tapi menyenangkan sekali perjalanan kemaren, heheh..yah gimana enggak? satu travel ama orang-orang pintar nan gila? heheheh…berangkat, saya banyak ngobrol ama Abe soal siaran malam relay di berbagai radio. Comparing those great man behind the mike tru’ the night, kemudian bergeser ke cerita horor, dan ditutup dengan obrolan tentang wisata kuliner (bakso paling enak di jogja dimana hayoooo. . . .)
kemudian disambung angkut angkut barang properti masing-masing. bersiap-siap diposisi sendiri sendiri, dan makan siang yang menyenangkan. In short it was fun.
But the actual fun was the way back home. Exhausted with long hour non stop talking, smiling, and explaining. We were ready to set back home. Perjalanan pendek pulang yang seharusnya (tadinya) mau dipake buat tidur karna kondisi perut dan kantong sama-sama udah gendut :p malah jadi satu jam 30 menit penuh cekikikan.
Gara-gara ngebahas hal-hal berbau 80an hingga 70an mungkin yah. Kocak aja di umur kita yang engga tua-tua banget untuk hafal hal-hal detil di jaman segitu, masih ada memori buat hal-hal yang jadul dan klo sekarang sih mungkin kerasa nggak banget. Satu bukti bahwa kalau orang bilang anak-anak sekarang terlalu cepat dewasa, secara tidak sadar sih dulu kita juga lebih cepat dewasa dalam hal berbeda, dengan hal yang berbeda.
Seperti kalau jaman sekarang adik saya udah apal Peterpan dan kawan-kawan. Kaya’nya dulu juga kita mah nyuri nyuri nonton jg sempet menikmati Melrose Place, sampe Dynasti dan The Bold And The Beautiful (yang asli deh itu gw nonton di bawah umur banget)
Saya, for example ternyata masih inget samar-samar lirik lagu "Yang Hujan Turun Lagi" yang lupa lagi deh siapa yang nyanyi. Lagu-nya Rano Karno "Bukalah Kacamatamu", Tomi J Pisa, Yana Yulio, Julis Sintanggang, sampe si ganteng Rici Ricardo.
Yaa..klo saya mah mungkin terpengaruh ama kakak dan nyokap yahh..Nyokap saya kan penggemar berat Meriem Belinna dan Nicky Astria. Jadi ga heran sehh..
Tapi yang paling ngakak adalah, ada satu team hari itu, yang umurnya lebih muda dari saya, yang *edaaaaaan* selera jadulnya itu lhooo! ngalahin semua yang lebih tua yang ada di mobil itu!
Dia yang paling apa ama semua lagu-lagu jadul itu, yang tau kalo Parkit Film itu ternyata masih punya-nya Punjabi bersaudara (ga inget yang mana :p ) dan yang bahkan tau kalo lagu nya Betharia Sonata (pulangkan sajaa..aku pada ayahku..atau ibuu kuu) itu masuk ke dalam album "Pondaah Best Collection" (kalo gw ga salah inget), dan urutan acara hari minggu di TVRI jaman segituh..
huwahahahahahhahahahahhhh!!!! ampe nangis dahhh ketawa nyaaa
daily reports | Comments (2)another friction of our life
sebal, itu pasti hal prtama yang dirasakan ketika seseorang yang begitu dekat dengan kita menceritakan ulang cerita tentang diri pribadi dalam versi yang sama sekali berbeda….and everybody will jugde you in a different way.
to simplify it, imagine there was a time when someone approachin’ you as he/she attract to you madly, as you’re not. and slowly you’re startin’ to think that he/she’s not that bad. as time passed, you start to wonderin’ is he/she’s the one?
ditengah kedekatan itu, sesuatu yang tak bisa dicari alasannya membuat se sosok ini menjauh. dan kamu tidak pernah melakukan hal-hal yang membuat kedekatan kalian menjadi semakin berjarak. pun, tidak ada orang ke tiga yang tiba-tiba lebih menarik datang di kehidupanmu.
in short, you’re not gettin’ anywhere with him/her. as this person apologize and say that there’s no chemistry, or something that could ignite both of you and bla bla bla..and so on..and this person decide to stop these things that growin’ on both of you (but not yet as in a relationship)..just like that..
and you, not tryin’ to find further explanation just except this for the good.
a year later…
bayangin kalau satu hari, kamu mendengarkan cerita ini dengan versi yang bertolak belakang (yang pasti nya dari orang lain ya). daan..yang ditanyakan padamu adalah
"why you left him/her when she’s/he’s tottaly in love with you?"
what?
"was there someone else when you’re with him/her?"
wait wait…hold a sec…
"you’re just not fair..you broke someone else’s heart "
WHATTTT??????
(in this case…as you can recall, the one who’s been -left- was you..)
ahahahahhahahahha….what you gonna do if you’re on that kind of s**t?
kemungkinan pertama, mencet nomer telfon orang ini (klo masi ada di phonebook) dan kemudian tanpa basa basi ngomong "eh maksud elo apa sih cerita begitu ke orang orang? bosen idup yahh?"…..heheheh
kemungkinan kedua, diemmmm..dan kemudian banting banting barang barang yang ada di deket deket situasi berlangsung….gw sarankan sih barang pecah belah yang harga ganti ruginya max.100ribuan aja, dan jangan banting benda mati seperti meja, kursi, atau hape..berat euy!heheh berat diangkat, dan di ongkos :p
kemungkinan ketiga, membuat kebenaran yang sesungguhnya pada orang orang terdekat dan terpenting (yang kira-kira bisa meneruskan cerita elo ke sekitaar 100orang lainnya heheheh)
ataaau..bodo teing lah..orang yang kenal benar-benar dengan dirimu, pasti tau versi mana yang lebih masuk akal..yours or the other one..
lagian kalau dipikir pikir yang namanya spekulasi (dalam bentuk apapun masalahnya) pasti akan susah untuk ditahan. Seperti perkiraannya orang-orang tentang niat dan tujuan Malaysia tiba-tiba mengaku-aku warisan sejarah yang sebenernya sih emang susah juga ditilik lagi mana yang benar-benar milik masing-masing (ngga di semua kasus yahh). Semua punya hak untuk menyimpulkan sendiri, dan semua kemungkinan ya mungkin saja terfikirkan.
dan masa iya sih menghabiskan hidup hanya untuk meng-klarifikasi semua hal kecil dan (mungkin untuk sebagian orang) remeh. kalau iya, wah akan jadi banyak sekali kejadian yang harus diluruskan. siapa naksir siapa, siapa yang salah dbandingkan siapa, atau siapa mengejar siapa? kalau tidak menjadi masalah hingga hari ini..
ohooo sekalian aja bikin biografi macem pak Harto (dan menurut gw sih untuk kasus dia, emang dia butuh meng karifikasikan banyak hal heheh)
klo buat saya, yang penting hati nurani si"orang yang tak bertanggungjawab ceritanya" itu. karna dia dan saya (kalau saya adalah orang yang ada di posisi itu) lah yang tau pasti tentang kebenaran sejati dari cerita itu.
deep down in his/her heart she/he knows the truth about it.
and makin’ s**t out of it would never change the truth.
and that my friend,i think it is more than enough
don’t you?
menjadi dewasa…
malam ini,mmm lebih tepatnya dinihari ini, lelah dengan pekerjaan tambahan akhir minggu (jangan salah, saya sangat sangat sangat menikmatinya) berusaha membuat orang-orang di satu ruangan tertawa dan bahagia..
saya mencari kebahagiaan saya sendiri. dan betapa ajaibnya rasa penat itu terasa sedikit hilang dengan satu sms pendek "Ya, ati ati dijalannya" dan setelah mandi, bertemu dengan segaris wajah gendut yang kelelahan juga dan masih sibuk berkutat dengan komputer dan virus-virusnya ( yang enolak dengan keras untuk saya gigit lengannya walaupun dengan dalih sayang..hahahhh..dasar pelittt ) tapi ngga masalah, selama saya masih boleh mengelus ngelus kepala nyaris botak itu (dan masih menyusun rencana bagaimana bisa tiba tiba menggigit salah satu lengan nganggurnya :p )
saya pun lebih terhibur dengan kedatangan seorang abang yang kaya nya malam ini sedang gila :p lengkap sudah malam minggu ini. menonton orang yang kalapnya memesan macam macam dalam waktu hitungan menit (persis seperti seminggu engga ketemu makanan..whewh)
dan kemudian, ritual dimulai. Membuka multiply dan mencari cari cerita dan mengintip keseharian semua teman. Mengintip beberapa raut wajah di friendster yang sudah lama tak bisa saya temui. Sampai saya jatuh di friendster seorang muda belia, an old friend of mine.
hmmm…kemudian berfikir, melalui foto-foto baru yang di upload nya. betapa semua yang ia pilih sekarang, mulai dari pakaian, gaya, dan semuanya. Keceriaannya masih sama, senyumnya masih selebar sebelumnya, dan mudah mudahan itu pun menunjukkan kebahagiaannya ditengah tengah kehidupannya sekarang.
menjadi dewasa. ya dari sana saya melihat kedewasaan yang mulai tumbuh perlahan. kedewasaan yang mungkin tidak saya temui dulu ketika waktu masih mengijinkan saya beraktivitas satu-dua bersama. well mungkin saja sih sekarang masih bisa, kalau saja kita tidak terbelenggu kenikmatan semua kesibukan keseharian.
menjadi dewasa. itu yang tampak dan tertangkap mata saya. senang rasanya melihat seseorang yang kita lihat berkembang perlahan, tidak tergesa dalam hiruk pikuk hidup. senang rasanya melihat seseorang yang kita pedulikan (walaupun tak harus diperlihatkan) seperti lepas dari kepompongnya perlahan. melanjutkan hidup di bagian lain jogjakarta, indonesia, atau mungkin diluar indonesia tercinta ini. semacam iri yang membangun pun terkuak ketika melihat wajah wajah itu seperti sudah mulai menentukan pilihan hidup dengan konsekuensi lebih..
menjadi dewasa. sudah kah saya? itu kemudian yang terlintas dalam kepala saya..
entah, disatu sisi saya merasa sisi kekanak kanakan saya makin terasa kekanakan. dengan segala keinginan untuk dimanja dan diperhatikan dengan sangat. dan di satu sisi lain yang dalam saya seperti melihat kesabarannya bertambah, pengertiannya bertambah, dan seperti memulai fase baru untuk jiwa yang lebih tegar lagi. seperti lebih mengerti apa yang saya mau, bagaimana yang saya mau, dan apa yang harus saya lakukan untuk mewujudkannya… ternyata masih sangat panjang
menjadi dewasa. dalam segala bentuk definisi nya. sudahkah?
ahh sudah pagi….
"keep tryin’ it’s never too late..it’s never too late"
Nidji - Never Too late, Alb.Top Up
hey. . .
if you noted i rarely updating my blog..
but it’s not like i will forget every single word that i’ve wrote..
and i’m such a person who admire originality..
bukan karna saya merasa tulisan saya bagus..
bukan karena saya merasa tulisan saya adalah pribadi saya..
but hey, plagiarisme itu ga sehat lho..
suatu saat, elo ngga akan bisa mengeluarkan apa yang ada di otak kamu lho, kalau kamu terus-terusan mengutip dan menuliskan kembali isi otak saya yang saya sangat yakin tidak seberapa hebatnya dibanding apa yang kamu alami..saya yakin kamu punya banyak hal bagus untuk diceritakan yang terjadi di hidupmu..
so please,,please,,write down your own life, your own thought…
atau, please at least, cantumin datie.blogs.friendster.com sebagai referensi berfikirmu..atau menyebutkan nama saya dengan properly..
coba saja kalau satu hari seseorang mengutip dirimu dan mengaku itu adalah milknya..that would be a lil bit hurtin’..
thanks, saya tahu kalau kamu tahu ini buat kamu..
jangan biarkan hormat saya padamu hilang,hanya karena satu postingan saya yang engga terlalu penting….
warm regards
datie