a friend to a lover to a friend

February 15th, 2006

yang namanya hidup katanya nggak bisa diprediksi…
kapan kita bakal ketemu dan kemudian berpisah ama seseorang….
ada yang ngomong, itu tergantung seberapa lama kita berjodoh sama orang itu..
sebagian orang memang berjodoh untuk seumur hidupnya..
(the words
 bestfriend perhaps? )


tapi ngga tau yahh..
entah karena masih ngerasa ngga rela kehilangan orang - orang yg ada di kehidupan saya
atauu karna semua orang dihidup saya secara otomatis membentuk satu bentuk ketergantungan di menit pertama saya berkenalan..ketergantungannya di sisi  saya sihh lebih tepatnya..


ya hubungan ketergantungan saling mengirim sms nggak penting di pagi hari buta misalnya…

cuma bilang.."anjees..kangen bgt ama bokin gw nih"
yang trus dijawab.."kenapa yg setelah gw punya cewek, banyak yang cantik ngedeketin gw?"
hahahahaha,,,,nggak nyambung kan? lha iya..tapi justru disitu aja saya merasakan indahnya suatu pertemanan,,,yang membebaskan kita buat ngomongin apa aja,,,

atau di suatu saat lainnya..
"jeng..selasa ini jadi kan ke..tiiittt…nya bareng?" "pagi - pagi lhoo"
dan saya jawab…."jadiiiiiihh dong….mmm tapi bangunin ya jeng?he3"
(kalo yang ini percakapan 2 orang yang gila belanja ha3)

itu cuma beberapa bentuk ketergantungan yang ada di hidup saya…
bahasa friendster-nya
, in relationship
ya,,i’m having relationship with everyone in my life!
different kind of relationships…

semua untuk kemudian memenuhi kebutuhan saya, dn teman saya tentunya untuk satu hal spesifik yang mungkin sama…movie, music, fashion, philosphy things, atau bahkan curhat curhat cinta..
istilahnya kesamaan dari hal sepele sampai hal besar yang membuat saya merasa hidup…semua akan membuat saya merasa kehilangan jika tiba-tiba ngga menemukannya di hari hari saya..

meminjam lagi satu kalimat dari seseorang yang bilang..
"sometimes i feel, like it’s inacceptable for me to loose another single person in my life,,,"

iya…
biarpun orang bilang kita semua harus siap kehilangan semua orang yang datang di hidup..
mempersiapkan hati untuk kemungkinan berpisah, dan melepaskan-nya kalau memang terjadi adalah hal yang sangat menyakitkan untuk hati kecil saya…
biarpun sejauh ini saya merasa selalu mempersiapkan diri saya…
entah kenapa tetap terasa menyakitkan ketika hal itu terjadi…..

sama sakitnya ketika hanya bisa melihat foto satu wajah yang tertawa
dan satu cerita di hidupnya tanpa sengaja di salah satu blog satu teman  :) ngga bisa yahh…friend to a lover to a friend?

what can i do? it’s life babe  ;)

mengingatkan saya lebih lagi sih untuk menghormati dan menikmati dan mensyukuri semua orang yang masih ada di hidup saya…dan mungkin, mempertanyakan juga sejauh mana saya bermakna untuk hidup mereka…


ps.
saya terkadang sangat takut kehilangan yg satu ini juga..




Comments RSS

Leave a Reply

Name (required)

Email (required)

Website

Speak your mind