yusuke

March 3rd, 2006

malam ini saya menghadiri acara perpisahan yusuke yang "katanya" sih semi formal
but mark my words..anytime your foreigner friend say it…dont buy it!
karena begitu saya dateng, hmmm ampun deh yang dateng rapi semua..
hahahahaaha…untuuung saya ngga’ lagi awut awut banget…

ya sebenernya sangat sangat meleset sih dari perkiraan saya
tadinya bener2 ngira ini acara antar yusuke dan temen2nya di jogja selama satu taun ini, nyantai, tanpa protokoler apapun dehhh…
i thought it would be a friendly farewel party….

it was friendly, but in another kind..
but the point from tonite was..dalam 1 1/2 jam saya berkaca - kaca
bukan karena saya sedih mulai minggu depan ichigo bakal sendirian lagi
atau karena saya akan kehilangan seorang lagi temen saya yang dengan tidak rela nya di ejek-ejek dan bisa melontarkan "tangkisan" yang biarpun patah-patah tapi kocak..ha3

yap..if he was infact a humble yet friendly foreigner
i bet there’s lots of people in his life would fall in his hospitality..
i am one of them. . .i respect him as a human yet a friend..

yang membuat saya berkaca - kaca adalah karena tadi dia memberikan kenang-kenangan terakhir berupa 2 nyanyian yang suaranya sih standar - standar aja..
cuma terharu, waktu dya menyanyikan satu lagu indonesia yang dia ciptakan, dia nyanyikan dengan aksen patah-patah dan agak2 ngga jelas nya itu..
tapi entah kenapa saya bisa merasakan kecintaannya terhadap teman-teman dan juga jogja..
he sang a song "jogjaku"

i am a sissy girl,,and i easily cried
tapi saya berkaca -kaca separuhnya karena sedih
betapa seorang jepang begitu mencintai tanah yang mungkin sering kali kita acuhkan…betapa ia sangat tertarik dengan semua hal berbau "jawa"
disaat semua orang sedang menoleh ke arah yang lain…

we do have so much in our land,,those cultures,unique language, kebaya, and else…but we never realize how fun it would be exploring what we have in our land..

malam ini, melihat yusuke yang terpatah patah mengucapkan terima kasih
dan menggambarkan apa yang akhirnya membuat ia memutuskan memilih indonesia

saya merasa bersalah. . . . . . .ngga tau kenapa . . . . .