three too much?

March 16th, 2006

sebelum baca, coba puter sejauh mungkin nya Ungu
( ngga’ punya? ah beli gih..jangan kaya orang susahhh hehehehe )
mmm..klo g ada Let Me In nya Save Ferris dehh yang agak lamaan he3..


terinspirasi dari cerita seorang teman, yang sekarang lagi mencintai orang yang ngga boleh dicintai..ehh…lebih tepatnya mungkin not available to be love..he fell in love with a girl who already had a boyfriend..klise, klasik atau bahkan familiar banget isu nya?he3

yah standar sih, bertemu  cewek yang dia banget cuma ngga beruntung dalam masalah waktu..dan dari ceritanya yang saya tangkap, kemungkinan buat akhirnya memiliki sang gadis, tipiss

he said "waktu yang ngga bisa gue kalahin dat!waktu yang dia jalanin ama bokin-nya..semua yang mereka laluin ga bisa gue lawan.."

"biarpun gue yakin dia sayang ama gue, biarpun ada-nya gue berarti sesuatu buat dia..biarpun dia berubah karena gue, dan gue berubah karena dia"

dan hari yang lain lagi, saya mendengarkan lagi versi lain dari topik yang sama..kali ini di sisi cewek..

ketika teman cowo’ saya berargumen..bahwa yang dia takutkan teramat sangat adalah..the cost of pain for loosin’ her..how much he loves her, how much the love has made him addicted..

ya..when it comes to love..it’s never easy rite?

meninggalkan semua bentuk kenyamanan hati yang dirasakan..kehilangan semua momen kebersamaan dan kemungkinan mendapatkan lebih banyak lagi kebahagiaan..kemungkinan dipahami dengan teramat sangat oleh seseorang…karena sayangnya hidup terkadang membuka terlalu banyak kesempatan dan kemungkinan dan harapan yang lebih dari hanya satu…

he asked me, "am i right?".."should i stay?"

hmm..these days, don’t ask me the idea of right or wrong..konsep yang buat saya sekarang (untuk beberapa hal) sudah kabur sama sekali untuk kemudian menilai..i dunno dear, that’s the question of life i guess..something we’ll never knew exacty,we only can pressume to decide..when it comes to love, the reasons are too much..and a love in a triangle would never make it easier

yang jelas, apapun masukan saya yang dia minta saat itu..semua logika yang sebagian besar pasti juga udah dia denger bolak-balik dari mulut dan tangan yang lain ( chatting lho yaa )..apapun keadaan dan omongan orang-orang disekelilingnya…apapun resiko kesakitan yang dia harus hadapi yang akan bertambah setiap harinya..hanya akan dirasakan oleh dia..

and if you ask me should you stay or leave?

semua yang ngejalanin ya kamu dy,,,apapun itu kalo lo siap ama semua resiko-nya..the hell what others say,,just follow your heart..aight? ;)

ps

if there’s still lots of doubts..just breath every sip of those moments,

if u decide to fight for it..have a belief, u fight for something worth to fight

if u decided to leave…have faith there’ll be another, a better one




3 Responses to “three too much?”

  1.   AReDiE'ReBoRn on March 21, 2006 11:34 am

    HAduh dat….mang jago yah kamu bikin “TagLine” cerita…hehehe. ya itulah hidup dat. kadang mang harus bisa nentuiin kapan harus tinggal dan kapan harus pergi. bukan kah hidup adalah sebuah pilihan? <<

  2.   abiandini on March 24, 2006 7:27 pm

    gmana kalo judul blognya di revisi jadi ” Tiga atau tidak sama sekali!!” biar kliatannya lebih optimis gitu.. hahaha..

  3.   datie on March 26, 2006 6:34 pm

    hahahaha. . . .

    abis sekarang kaya’nya emang lagi naik-naik nya nihh..”threesome” hihihihi…

Comments RSS

Leave a Reply

Name (required)

Email (required)

Website

Speak your mind