unritten law
gara-gara curhatan temen lama saya yang balik ke jakarta tadi jam 8.46, yang dengan noraknya baru pertama kali naik kereta (ampe salah baca nomer seat di karcis kereta nya..hwhwhwhwhwhw) about things between him and his goodfriend..
ya diperon itu temen saya cerita dengan sedikit geli bagaimana dia berjodoh dengan satu temen kuliahnya yang dari jaman awal kuliah sampe akhirnya kerja di jakarta bertemu di satu rumah kost yang sama..
bagaimana hubungannya diwanai keinginan memiliki satu bentuk wanita yang sama…
yet, again..it’s about love
keinginannya buat menjalin sesuatu yang lebih dengan mantan sahabatnya ini tersurut begitu saja,
ketika suatu malam, tepat jam 12, si sahabat ini mengetuk kamar kostnya dengan tangan dipenuhi satu botol coke kesukaanya, dan satu pan Pizza, dan suara bass mengucapkan
" Met Ulang Taun Ya Bro" …
oke..ga usah dilengkapin yha cerita detilnya..
yang jelas intinya,dia mengurungkan niat-nya, mundur dan memilih untuk lajang kembali hingga detik ini..
dan masih bersahabat baik dengan teman pria-nya..
bikin saya disisi lain membatin..
uuuwhh..ternyata pria -pria juga bisa melakukan hal-hal yang "uuuwhhh..that’s just soo…." hahahahahhh…
ya, dan malam sebelumnya kami membahas tentang "aturan tak tertulis" antar teman baik,
ataupun teman yang ngga begitu deket, tapi tetep aja temen gtuuh?
atau tiba-tiba kecengan sahabat jama dulu keliatan ‘cling" di mata..enka nya gimana yahh…
saya suka berfikir dalam hati "haduuh, hari gini, repot aja,toh udah lewat ini"
hehehe..the truth is? it urns out, it’s never be that easy..
buat saya yg males dengn hal-hal ribet pun..ternyata "unwritten law" about friendship itu penting banged..
entah karena saya yang walapun tidak dibesarkan di lingkungan yang "jawa", tetapi orngtua saya yang masih berdarah "jawa" sekali ternyata tanpa tersadar membuat saya menjadi seseorang yang masih merasa "unggah-ungguh" itu kalau dijalankan sedikit saja membuat hidup dan kerelaan saya melepas sesuatu menjadi lebih cepat..
ya, ga usah susah-susah dan ribet-ribet sih..untuk kasus temen saya ini yah..
mungkin sebenernya kata-kata se-simpel "maaf yah, gw mu deket ama mantan kecengan elo" itu aja cukup…
hal simple yang menurut saya makin hilang makin hari di keseharian kita…
dan itu cuma satu bagian kecil yang indah dari kebudayaan timur…
yang membuat kita terlihat lebih "halus" dan "indonesia banged"
unwritten law yang berlaku dimana saja saya pikir…
seperti pepatah yang pernah diucapkan seseorang yang saya sayang
"dimana langit dipijak, disitu langit dijunjung"..terjemahannya
-we can be as we wanna be, we can speak as free as we wants, but still… there’s manners-
dan kesimpulan saya, unwritten laws-between friends ini berlaku lebih ketat dikalangan pria, dibandingkan dikalangan cewe’ kalau soal tikung-menikung gebetan..hmm sepertinya social punishment-nya lebih kerasa, dibandingkan di dunia cewe’..atau itu mungkin karena kesimpulannya hanya dari beberapa cerita yang saya mampir ke telinga saya aja?
dan di sisi lain yang saya ambil dicerita nya adalah..
terkadang disaat melakukan kebaikan untuk orang lain,
mungkin disaat itu pula niat jahat dari dalam hati yang lain menjadi surut seketika
amiiin
2 Responses to “unritten law”
Leave a Reply
Whew.. soal tikung menikung… pedih bow… gw pernah mengalami dan teman gw gak mau mengakui.. pait…it… Mungkin dia juga gak paham ttg unwritten law ttg friendship…
tau ah…
Dan bodohnya aku.. sampai saat ini aku masih berteman baik dgnya….
Karena kupikir.. untuk apa membenci atau balas dendam.. bukankah itu tidak akan berkesudahan?????
(Naon seeehhh???#*(&@!&!)
iks..elo baek banget mbaaa…
hehehe..klo gw sih sekali dua kadang masih kerasa gedeg..
.
hwhwhwhwhwhwh