walls surrounds
menghadapi tembok tebal yang lain lagi, tembok yang transparan dan tiba-tiba menjadi nyata….it’s all about achievements in life..
sebenarnya apa sih yang (sedang saya coba ) cari di dalam hidup ini? dulu, say beranggapan kebahagiaan terbesar adalah seseorang yang bisa mengerti kamu luar-dalam seperti saya mengerti dia luar-dalam…then you’ll have something priceless…
mencari pegangan? hmmm mungkin ga sih sebenarnya kita semua mencari pegangan dalam hidup? ada yang menemukannya kepuasannya di kerjaan, teman, karir,,,
semua orang pasti punya pegangan hidup, nilai - nilai yang ditemukan seiring hidup atau yang memang sudah dibiasakan sejak kecil oleh orang tua pasti-nya… ya nilai- nilai dan semua yang kita jadikan patokan melakukan dan memutuskan sesuatu..
but have you ever had a doubt on it?
seperti satu rentang waktu, atau serentetan kejadian dalam hidup yang selalu berjalan menentang semua pegangannya…mirip seperti berusaha berjalan maju dikepungan orang-orang disekitar yang justru mundur…
bukan tentang hal atau prinsip yang rumit sih..justru sederhana, simpel, tetapi semakin hari sepertinya semua yang disekitar justru menipiskan keyakinan akan sesuatu yang pasti akan ada di ujung jalan ini…where this line’s gonna end?
yeah..sebagian mungkin sedang memikirkan rencana kedepan untuk karir, cinta, dan semua bentuk kemapanan…bagaimana dan apa yang harus dilakukan untuk sampai di anak tangga terakhir..dan ketika sudah disana, mau ngapain?
"but hey..the meaning of happines is on the doing rite?..not in getting what you want.." said Celine, disuatu sunset di Paris….(rangkaian kalimat yang sekian kali-nya bikin saya bergumam..damn gw banged…hahahahahah)
hahaha..typical..pemikiran yang bisa bikin bettte..kalau keinginan dan rencana tidak berjalan sesuai rencana..seperti keluhan seorang teman lajang lain…
"i’m single, jobless, and stuck with memories of old lame times"
in these times, kalau saya sih jadi sensitif sekali dengan beberapa hal, menjadi lebih tertutup, dan menjadi less expressif…maksudnya apapun berita yang terjadi diluaran sana hanya akan membuat saya tersenyum tipis dan menolak untuk bereaksi seperti semesti-nya…ha3..tohh takkan ada pengaruhnya untuk perubahan pasti..
is this normal? is it a process of being an adult?
could it be the main reasons that draws humanity from us?
and we became more senseless and careless for others?
And I know that it’s a wonderful world
But I cant feel it right now,
I thought I was doing well but I just want to cry now,
james, wonderful world….
2 Responses to “walls surrounds”
Leave a Reply
Setujuuw sama Mbak Celine,,
Konsep kebahagian gwe juga mirip2 gituh :
“Kebahagian bukanlah mendapatkan apa yang kita inginkan, tetapi menyukai apa yang kita dapatkan.” ^_^
konsep kebahagiaan gw…
memiliki bukanlahh bentuk terakhir dan terhebat untuk menikmati satu bentuk perasaan..
karna justru dengan tidak memiliki, kita bisa melihat-nya lebih indah…
hmmm aku kok bingung ama kata kata ku sendiri yakk..
hwhwhwhwh