farewell

March 10th, 2007

pernah kangen, atau mungkin cuma mikir dikepala

"eh..si ini apa kabarnya yah"

n then,dwing dwing dwing . . . tiba-tiba dya (si orang yang di pikirin ini) tiba-tiba sms, ato nelfon..

percaya, ato engga..semingguan ini itu yang terjadi ama saya..oh my God..gegilaan sekali minggu ini..hahaha..tapi beneran dehh..dari orang yang emang sering saya temui (jadi engga bikin kaget)..sampe yang engga pernah ketemu dan sms-an jadi ngirim sms..

saking penasaran sama kebetulan ini, dan didukung saran dari seseorang yang menantang saya buat mikirin satuu aja orang yang "gag mungkin" buat tiba-tiba, and then i go thinkin’ abut this person..

and last night, he send me a message..

whewh..i won the bet! :)

hari ini hari terakhir saya siaran ama Hiro! ya ya jepang yang engga jepang itu akan balik ke negara sakura itu tanggal 18..hehe saya berhasil menepati janji…gag akan mewek pas siaran..cuma agak berkaca-kaca aja pas dya lagi ber-akustik-an senko hanabi..karena emang lagu ciptaan dya ini soal sepasang kekasih yang memutuskan buat putus karna emang sekarang waktu-nya menjalanin hidup masing-masing, mengejar mimpi masing-masing…i’m gonna missed this time a lot..mendengarkan suara serak-serak dan muka penuh penghayatannya setiap kali dya menggenjrengkan gitarnya..sudah dari setahun lalu..

dan saya inget setiap waktu kita saling cerita soal kehidupan pribadi yang bisa bikin kita "messed up inside" hahaha..he’s great..dan saya yakin banyak orang orang yang setuju sama saya..

i hate to say goodbye..and i believe this is not a goobye..so i’m not gonna say the words ;)

before 12

March 4th, 2007

how’s your saturday night? was it great, or itsn’t  over yet?

itu sebaris kalimat yang saya tulis dan kirimkan pada seorang teman malam minggu ini..ya, karna jam baru berujung di angka 12 (seinget saya) dan saya tahu itu bukan angka yang final buat orang-orang media seperti teman saya ini..the fun has just begin after 12, not before 12 as the fairy tale of cinderella used to hang out..dan saya sudah bergelung selimut, siap sedia untuk mengistirahatkan mata..well kerjaan di akhir minggu ngga bisa ditolak, dan badan juga udah ngga kooperatif lagi buat menikmati sabtu malam selain dengan kehangatan kamar 3×4. Saya sudah kangen sama kamar saya..

ya,nowadays cinderella - cinderella became more adaptable and fearless…education has changed their mindset, and awareness..bukan cuma  di Iran saja para wanita (lebih tepatnya 23 wanita) berdemonstrasi di luar pengadilan Tehran dan berakhir dengan ditahannya mereka karena dianggap membahayakan keamanan nasional,propaganda melawan pemerintah, dan illegal gathering..(and all they  tryin’ to do was screaming their rights over poligamy and child custody-things that caused great suffering for women).berteriak berjuang untuk keadaaan yang lebih baik..

di jogja? kebetulan pekerjaan akhir minggu kali ini mengharuskan saya bertemu dengan sekumpulan besar cewek-cewek yang sedang mempersiapkan hari-hari mereka menjadi wanita, biarpun kalau mengacu pada siklus biologis yang menyebutkan bahwa setiap cewek yang sudah menstruasi bisa dibilang sudah beranjak dewasa, seperti survey yang mengatakan 70% dari mereka sudah mendapatkan siklus kematangan ini sejak umur 14 tahun- hmmm mereka sudah bisa dianggap wanita (sebenernya apa beda definisi cewek - dan wanita? )

menyebutkan brand tanpa bermaksud branding, Kotex akhir minggu ini menggelar satu acara yang membantu "those ladies" menentukan arah masa depan mereka..Being a Professional or An Entrepeneur..

and i’m there,,larut dalam perdebatan mempertahankan pendapat mereka tentang satu statement, dan berulang kali harus menahan tangan kanan saya naik keatas untuk ikut berpendapat..(hei, dat elo bukan peserta tauuuk..hehehe) dan berulang kali juga berdecak kagum menyaksikan kepiawaian beberapa tim berbicara tegas, lugas, dan cerdas..hmmmm..ternyata cewek-cewek jogja banyak juga yang kerenn..

Hari kedua, pagi-pagi buta (untuk ukuran minggu pagi) sudah diawali dengan keributan khas wanita dengan semua pernak perniknya, dan cuma bisa melongo melihat 10 tim yang tersisa menyulap selembar kaus standar berwarna ungu muda itu menjadi baju lucu berpita di pundak kiri dan kanan, atau vest lucu diatas kemeja putih di badan lainnya..cuma pake gunting!

tapi ternyata highlight-nya adalah Ibu Deni P. Purbasari seorang dosen UGM, Fira Basuki sang penulis sekaligus chief editor majalah Cosmopolitan , dan last but not least Ayu Diah Pasha sang pakar etika . Tiga diantara 5 juri sekaligus pembicara di even kali ini. Tidak bermaksud mengecilkan peran dua orang pembicara lainnya, Bapak Mediko sang wakil dari Kimberly Lever Indonesia, dan Entrepeneur jogja - Bapak Noor Arif dari Dagadu yang juga ngasi sharing ngga’ kalah seru. Tapi uuummss..kok yang  masih terbayang justru sharing  ketiga wanita ini  yha?  Yang begitu alive-nya mengompori kami tanpa mengharuska kita mengikuti beliau dengan pilihan kerja dan professionalisme-nya..aduuh saya masih inget sekali gaya bicara ibu Deni yang cepat, dan straight to the point

"apapun yang kamu pilih, menjadi profesional ataupun entrepeneur, kamu memberikan kontribusi yang positif untuk negara"

mengingatkan semua wanita diruangan itu, pendidikan formal, pendidikan yang bagus itu penting buat membentuk mindset dan cara berfikir kita dalam menghadapi masalah, that’s why pendidikan formal tidak boleh di-nol-kan..apapun pilihan hidup yang akhirnya nanti kita jalani..dan bahwa teman, uang, dan kekuasaan adalah hal yang bisa memepermudah kita menuju tujuan..bukan mempercepat proses-nya..nope, there’s no shortcut to a success and success ain’t a luck..

pun Fira Basuki, yang membuat kami iri dengan semua kemudahan yang ia dapat, meyakinkan bahwa kalau ada yang bilang ngga semua hal yang kita inginkan itu bisa kita dapatkan…justru beliau yakin kita bisa kok melakukan apapun yang kita mau, mendapatkan apa yang kita inginkan..by the power of will..dan pengaturan waktu

hahahah..ini sih seperti pembenaran buat saya saja bahwa kesibukan dan semua yang saya inginkan itu mungkin dan bisa saja (as well as all those things in your mind would do well..if you want it..and fight for it!)   

whatta weekend for my mind! dan tentunya (mudah-mudahan) buat kesepuluh tim yang ada di lantai 4 gedung Fakultas Ekonomi salah satu universitas swasta jogja yang kebetulan jaraknya cuma 10 menit dari kost..heheheheh..ya kalo saya yang bukan peserta aja merasa banyak banget yang saya dapetin, harusnya mereka lebihhh dong :)

Sayangnya saya ngga sempet ikut sharing-nya ibu Ayu Dyah Pasha, udah pening rasanya kepala bagian belakang bergosong-gosong ria menemani tim-tim cantik itu memenuhi jalanan sepanjang Malioboro mempraktekkan sharing-nya dengan "berjualan" …daripada "my precious voice"- bahan nyari makan saya ini ilang?? hmmm sepertinya saya harus memaksakan diri buat tidur dehh..jadilah sore itu saya lewatkan dengan tidur berkualitas ala saya…bersih-bersih badan, minum segelas air putih, ga ada suara radio, mp3 player atau juga winamp, volume dering telfon yang saya kecilkan, dan tentunya selimut butut saya…ZzZZZZzZZzzzz…..(2-3 jam tapi kerasa kaya seharian ;p cobain dehh…saya aja langsung enakan badannya )

ketika bangun, tumben-tumbennya jogjakarta untuk kali kedua berturut-turut hujann..bener-bener hujan yang bikin basah tanah sampe kelapisan berapaaa gitu. Lengkap dengan udara dinginnya..bukan hujan tanggung…

y sayup sayup suara hujan di jendela tepat diatas kepala saya mulai bernyanyi, membangunkan saya yang kemudian menulis sebaris kalimat


hei..it’s raining..again :)

semoga cinderella-cinderella abad ini sadar kalau mimpi yang bisa diraih bukan hanya dari bantuan peri yang meminjamkan sepatu kaca..dan bukan cuma pangeran berkuda putih yang bisa datang…


cheeers…

mumbo jumbo on the weekend

March 3rd, 2007

semua individu, pasti tidak pernah ada yang ingin disamakan..well kita emang pasti punya banyak kesamaan, tapi pasti akan ada pembedaan yang membuat kita unik..

sadar atau tidak jalan hidup, mindset,paham, keyakinan dan bagaimana kita mengambil keputusan dalam hidup itu lah yang terkadang membuat kita masing-masing menjadi unik…begitu juga saya..

saya yakin, bahwa saya pun punya keunikan,,dari hal sekecil "membenci cecak" sampai keyakinan bahwa saya lebih memilih mencoba sesuatu hubungan dengan orang tanpa "string attached" klo bahasa kerennya N’Sync..

dalam hidup, terkadang kita (dengan pertimbangan pribadi) memutuskan sesuatu yang mungkin akan membuat kening orang berkerut….based on our individual needs..

mungkin ada yang kemudian hanya mengambil prinsip dasar alam yang mengembalikan perlakuan manusia kepada-nya..percaya bagaimana dan apa yang kita putuskan itu akan kembali ke kita..ya normal sih,semua orang juga akan merasa terusik ketika diganggu, dan ramah ketika di sapa..

lately, i’ve decided something related to my private daily life…and i made the decision in widely awake and aware of all consequences..sama sekali bukan karena saya frustasi, marah, atau apapun yang berhubungan dengan melarikan diri dari perasaan..nope, i do it because i want it…ya..sesimpel itu..

yang saya sebal adalah ketika seseorang yang tidak pernah peduli dengan apa yang terjadi dengan perkembangan jiwa dan perasaan kita tiba-tiba saja menjadi begitu judgemental…hanya karena dia melihat satu sisi kenyataan yang belum pernah dia lihat sebelumnya..well, what can i say..bukan tidak melihat, tapi karena selama ini hanya dengan mata tertutup-lah diri saya dilihat dan dikenali…

ketika seseorang berkata " i don’t know you anymore..you dissapointed me tonight"

saya hanya bisa berkata "well you never took your time to get to know me that well….and the time, is up my dear fellow"

sisi mata uang itu ada dua..seringkali kita hanya melihat di satu sisi dan memfokuskan pandangan di satu titik di satu titik mata uang itu

you ruin the night!