my weekend

June 9th, 2007

i treasure a friend very much

kemarin beberapa bulan lalu saya baca postingan shanti, saya ikut mengomentari, dan sekarang saya ngerasain..bagaimana kehilangan teman..

teman, adalah hal berharga yang selalu ingin saya jaga. ahh sedari dulu ketika saya mulai lagi berjalan sendiri tanpa seorang pria resmi yang mengurusi hal-hal tetek bengek semua hal remeh yang ngga bisa saya lakuin, saya ditemani oleh mereka…

hanya saja ketidak cocokan itu satu hal yang kadang sudah tidak bisa terhindari lagi. entah cara pandang kami yang mulai berbeda, entah kebutuhan saya yang mulai berubah dan sudah tidak berbarengan lagi, entah karena saya yang tidak bisa mengerti mau mereka…

mau-nya saya (dan saya sudah merasa melakukannya dalam bentuk paling sopan) menutup emosi teman yang berlebihan ini agar semua masalah ngga berpanjang panjang adalah hal yang ber efek jangka panjang. karna terkadang emosi membuat kita melakukan dan mengucapkan sesuatu yang nantinya kan disesali..

dan berurusan dengan yang nama-nya orang tua, saya percaya sopan santun harus tetap ada bagaimana pun masalah yang ada..kualat ama orang tua? hmmm that’s never my choice

ahh,,tapi niat baik tidak selama nya menjadi baik yah? dan saya sedih tidak cukup baik menyelesaikannya, hingga satu rentetan kalimat yang ditujukan pada saya terasa menyakitkan…hell, seperti masa masa indah kita itu engga pernah ada..masa-masa saling membantu dan mengingatkan itu terhapus dalam satu malam..

ya, saya memilih untuk berhenti..sesuatu yang dipaksakan tidak akan pernah menjadi indah..buat saya, cukup aja gitu sakitnya. engga mau menambah sakitnya lagi..saya capek, yang saya inginkan hanya hidup tenang dengan apa yang saya kerjakan, bersama orang-orang yang memang ingin saya berada disekitar mereka…itu aja..

kalau tidak, tidak perlu memaksakan untuk menyukai saya. nggak lahh, walaupun hidup harus ada yang namanya diplomasi, tidak berarti harus menampakkan sesuatu yang tidak jujur …saya sedang merasa cape dengan hal-hal seperti ini…dan sedih, karna sepertinya ada yang harus saya relakan pergi…

aduh saya jadi seperti satu sahabat saya yang berprinsip "gw ga mau muna kalo emang ga nyaman..afterall this is my life"…saya jadi sedikit mengerti pemikirannya..




2 Responses to “my weekend”

  1.   anyezz on June 9, 2007 8:36 am

    ahhhh …
    knapa kita gak pernah bisa menghindar dari sebuah kemunafikan ..
    apa pentingnya orang menganggap aku baik klo emang aku tau aku tak baik …
    apa pentingnya orang menganggapku penyelamat klo ternyata aku gak pernah menyelamatkan siapapun dari apapun
    bahkan diriku sendiri …
    lalu seberapa penting semua itu jika ternyata dirikuw sendiri tak pernah dapat kuselamatkan ..
    dari sebuah … kemunafikan…
    aku bahkan tak mampu menghindarinya … bagaimanapun caranya … apapun alasanya …
    ….. kenapa aku selalu menjadi sosok yang munafik … terus dan terus … dimanapun
    entah sampai kapan …
    lalu ….
    apa perlunya dunia tau semua cerita yang telah aku rekayasa menjadi kisah yang begitu maniesnya …
    sementara aku sendiri tau kalau semua itu BOHONG!!!
    lalu …
    knapa aku tak pernah berpikir bahwa semua orang terus berjaga - jaga dari kemunafikanku …
    bodohnya aku tak pernah tau tentang mereka yang sudah muak akan dirikuw …
    tapi …

  2.   datie on June 10, 2007 5:04 pm

    iya…

    termasuk ngomongin dan ngebahas kejelekan orang pas orangnya ga ada,ke orang baru, dan berbaik-baik di depannya yah?

    ituuu termasuk munafik juga ga yahh????

Comments RSS

Leave a Reply

Name (required)

Email (required)

Website

Speak your mind