the price to pay

September 11th, 2007

semua orang pernah jatuh cinta.

oho pastinya… entah cinta yang tiba-tiba datang ketika sedang asyik memainkan jari menekan-nekan mouse-nya, menjelajahi dunia maya..friendster, multiply, tagged, flicker, atau bahkan ketika dengan isengnya mengetikkan kata-kata sesederhana "cantik", atau "ganteng" di yahoo images. dan tiba-tiba saja jatuh cinta pada sesosok yang tergambar di halaman temuannya.

dan tidak menutup kemungkinan cinta itu datang ketika satu hari saat tidak sengaja menonton satu film keluaran hollywood ataupun bollywood dan kemudian bedecak kagum melihat salah satu pemainnya yang tampak begitu teramat indah. Well pemakluman bahwa manusia memang diciptakan untuk menghasilkan dan mengagumi segala sesuatu yang indah.

but, i know that you know..that’s not what i mean..

ya, jatuh cinta yang jauh melebihi apa yang hanya terasa dalam hitungan menit atau malam dan kemudian terlupakan di keesokan hari nya dengan segala rupa kesibukan.

Entah cinta sebesar apa yang bisa membuat lagu seindah She-nya Elvis Costello walaupun bukan Elvis lah yang pertama kali menyanyikan lagu ciptaan Charles Aznavour dan Herbert Kelmer yang pada awalnya dinyanyikan Aznavour dalam bahasa Inggris, Perancis, Itali, Spanyol dan Jerman. Sempat meledak di Billboard charts di tahun 74 walaupun tidak di Amerika dan perancis. Versi Elvis lah yang kemudian banyak dikenal orang…hmmm lagi-lagi mungkin karena versi suaranya yang direkam ditahun 99 ini sangat menyatu dengan filmnya sendiri yang tidak kalah indahnya.Notting Hill

kalau lagu ini membuat kamu tiba-tiba teringat seseorang wanita yang selalu saja terlihat seindah dan selalu menjadi alasan untuk bertahan dan hidup. dan sebagian lagi justru tersipu-sipu karna teringat sesosok pria yang pernah mempersembahkan lagu ini. Saya justru selalu mengingatnya sebagai penggambaran betapa hebatnya satu perasaan bisa saja timbul dikarenakan seseorang manusia dan menjadi inspirasi. bagaimana cinta bisa membuat seseorang begitu memuja. dan pemujaan adalah guilty pleasure setiap wanita (hahahah,,no offense girls)

But in every treasure, i believe there’s a price to pay. . .

Harga cinta yang seringkali tidak berukuran. ada yang harus "membayar" dengan perasan airmata dan tahun untuk dihitung. Kekecewaan dan kepahitan yang sama mematikannya dengan keindahannya. Walaupun ada yang juga orang-orang yang sangat beruntung untuk tidak perlu mencari dan mencoba berkali-kali untuk menemukan cinta yang berjodoh.

Lebih menyenangkan rasanya untuk tidak menghitung seberapa harga yang sudah terbayar, dan seberapa besar cinta yang sudah kembali? ( let’s not count it,or else you’ll get frustrated hahahahh). Lebih  melegakan melihat kembali sebanyak apa yang sudah kita pelajari dari harga yang sudah dikeluarkan, dan sedewasa apakah cerita-cerita itu membentuk dan mengubah diri.

some of the stories made us ended in anger
some of the stories made us ended in tears
but every of it has made us stronger and understood
with what kind of love we wanted to stay, n which have to throw away

She may be the face I can’t forget
The trace of pleasure or regret
May be my treasure or the price I have to pay