menjadi dewasa…

December 1st, 2007

malam ini,mmm lebih tepatnya dinihari ini, lelah dengan pekerjaan tambahan akhir minggu (jangan salah, saya sangat sangat sangat menikmatinya) berusaha membuat orang-orang di satu ruangan tertawa dan bahagia..

saya mencari kebahagiaan saya sendiri. dan betapa ajaibnya rasa penat itu terasa sedikit hilang dengan satu sms pendek "Ya, ati ati dijalannya" dan setelah mandi, bertemu dengan segaris wajah gendut yang kelelahan juga dan masih sibuk berkutat dengan komputer dan virus-virusnya ( yang enolak dengan keras untuk saya gigit lengannya walaupun dengan dalih sayang..hahahhh..dasar pelittt ) tapi ngga masalah, selama saya masih boleh mengelus ngelus kepala nyaris botak itu (dan masih menyusun rencana bagaimana bisa tiba tiba menggigit salah satu lengan nganggurnya :p )

saya pun lebih terhibur dengan kedatangan seorang abang yang kaya nya malam ini sedang gila :p lengkap sudah malam minggu ini. menonton orang yang kalapnya memesan macam macam dalam waktu hitungan menit (persis seperti seminggu engga ketemu makanan..whewh)

dan kemudian, ritual dimulai. Membuka multiply dan mencari cari cerita dan mengintip keseharian semua teman. Mengintip beberapa raut wajah di friendster yang sudah lama tak bisa saya temui. Sampai saya jatuh di friendster seorang muda belia, an old friend of mine.

hmmm…kemudian berfikir, melalui foto-foto baru yang di upload nya. betapa semua yang ia pilih sekarang, mulai dari pakaian, gaya, dan semuanya. Keceriaannya masih sama, senyumnya masih selebar sebelumnya, dan mudah mudahan itu pun menunjukkan kebahagiaannya ditengah tengah kehidupannya sekarang.

menjadi dewasa. ya dari sana saya melihat kedewasaan yang mulai tumbuh perlahan. kedewasaan yang mungkin tidak saya temui dulu ketika waktu masih mengijinkan saya beraktivitas satu-dua bersama. well mungkin saja sih sekarang masih bisa, kalau saja kita tidak terbelenggu kenikmatan semua kesibukan keseharian.

menjadi dewasa. itu yang tampak dan tertangkap mata saya. senang rasanya melihat seseorang yang kita lihat berkembang perlahan, tidak tergesa dalam hiruk pikuk hidup. senang rasanya melihat seseorang yang kita pedulikan (walaupun tak harus diperlihatkan) seperti lepas dari kepompongnya perlahan. melanjutkan hidup di bagian lain jogjakarta, indonesia, atau mungkin diluar indonesia tercinta ini. semacam iri yang membangun pun terkuak ketika melihat wajah wajah itu seperti sudah mulai menentukan pilihan hidup dengan konsekuensi lebih..

menjadi dewasa. sudah kah saya? itu kemudian yang terlintas dalam kepala saya..

entah, disatu sisi saya merasa sisi kekanak kanakan saya makin terasa kekanakan. dengan segala keinginan untuk dimanja dan diperhatikan dengan sangat. dan di satu sisi lain yang dalam saya seperti melihat kesabarannya bertambah, pengertiannya bertambah, dan seperti memulai fase baru untuk jiwa yang lebih tegar lagi. seperti lebih mengerti apa yang saya mau, bagaimana yang saya mau, dan apa yang harus saya lakukan untuk mewujudkannya… ternyata masih sangat panjang :)

menjadi dewasa. dalam segala bentuk definisi nya. sudahkah?

ahh sudah pagi….

"keep tryin’ it’s never too late..it’s never too late"
Nidji - Never Too late, Alb.Top Up




Comments RSS

Leave a Reply

Name (required)

Email (required)

Website

Speak your mind